Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Mempunyai Tugas dan Fungsi yaitu :

  1. Perumusann kebijakan dibidang Penanggulangan bencana pada Pasca bencana
  2. Pengkoordinasiaan dan Pelaksanaan kebijakan dibidang Penanggulangan bencana  pada pasca bencana
  3. Pelaksanaan kerja sama denga instansi atau lembaga terkait dibidang Penaggulangan bencana pada pada Pasca bencana
  4. Pemantauan, evaluasi dan analisis pelaporan dibidang penanggulangan bencana pada saat pasca bencana
  5. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Pelaksana.
  • Rehabilitasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 huruf a UU 24/2007 dilakukan melalui kegiatan :
  1. Perbaikan lingkungan daerah bencana;
  2. Perbaikan prasarana dan sarana umum;
  3. Pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat;
  4. Pemulihan sosial psikologis;
  5. Pelayanan kesehatan;
  6. Rekonsiliasi dan resolusi konflik;
  7. Pemulihan sosial ekonomi budaya;
  8. Pemulihan keamanan dan ketertiban;
  9. Pemulihan fungsi pemerintah, dan
  10. Pemulihan fungsi pelayanan publik.
  • Rekontruksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 huruf b UU 24 / 2007, dilakukan melalui kegiatan pembangunan yang lebih baik, meliputi :
  1. Pembangunan kembali prasarana dan sarana,
  2. Pembangunan kembali sarana sosial masyarakat,
  3. Pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat,
  4. Penerapan rancang bangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang lebih baik dan tahan bencana
  5. Partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat
  6. Peningkatan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya,
  7. Peningkatan fungsi pelayanan publik, dan peningkatan pelayanan utama dalam masyarakat.
X