BPBD Sampang menghadiri Rakornas

Sampang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sampang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional yang di selenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Jatim Expo Surabaya pada tanggal 1 s/d 4 Ferbuari 2019. Kabupaten sampang mendelegasikan sebanyak 7 orang yang terdiri dari 2 orang utusan Bappelitbangda dan 5 orang dari BPBD Kab. Sampang. Bapak Bupati terpilih H. Slamet Junaidi, menghadiri pembukaan Rakornas yang dibuka langsung oleh Presiden Indonesia. Rakornas diselenggarakan atas Amanah UU No. 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, BNPB merupakan Lembaga Pemerintah Nondepartemen setingkat menteri yang berfungsi melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, dan menyeluruh. Perpres No l Tahun 2019, mengamanatkan BNPB untuk mengadakan rapat koordinasi dengan BPBD pallng sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. Tahun 2019 ini rapat koordinasi nasional penanggulangan bencana akan diselenggarakan di Kota Surabaya dengan tema : “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita”.

Dalam pidato pembukaannya, Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan 6 (enam) arahan sebagai berikut :

  1. Perencanaan pembangunan daerah harus berlandaskan aspek – aspek pengurangan risiko bencana.
  2. pelibatan akademisi dan pakar – pakar kebencanaan secara masif untuk memprediksi ancaman, mengantisipasi, dan mengurangi dampak bencana, serta sosialisasi hasil – hasil kajian dan penelitiannya.
  3. Gubenur akan secara otomatis menjadi komandan satgas darurat pada saat kejadian bencana, serta Pandam dan Kapolda menjadi wakil komandan satgas.
  4. Pembanguna sistem peringatan dini yang terpadu berbasiskan rekomendasi dari pakar dikorrdinasikan oleh Kepala BNPB.
  5. Edukasai kebencanaan harus dimulai tahun ini, terutama di daerah rawan bencana, kepada sekolah melalui guru dan kepada masyarakat melalui para pemuka agama.
  6. Lakukan simulasi latihan penanganan bencana secara berkala dan berkesinambungan.

[abs]

X